Semarak Pawai Budaya Muli Mekhanai: Merayakan 80 Tahun Kemerdekaan di Tanah Rajabasa
Cerita

Semarak Pawai Budaya Muli Mekhanai: Merayakan 80 Tahun Kemerdekaan di Tanah Rajabasa

Muhammad Auziqni
Muhammad Auziqni
21 Juli 2026·2 menit baca
Gabung Muli Mekhanai

Gabung Muli Mekhanai

Pah gham jamo jamo

Gas

RAJABASA — Suasana penuh warna dan dentuman musik tradisional memenuhi jalanan utama Rajabasa saat ratusan muda-mudi yang tergabung dalam Muli Mekhanai memimpin Pawai Budaya dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia pada tahun 2025 lalu. Acara tahunan ini menjadi salah satu perayaan paling meriah yang berhasil menyedot perhatian ribuan warga dari berbagai penjuru daerah.

Dengan mengusung tema kelestarian tradisi dan semangat persatuan, parade ini menampilkan keindahan busana adat Lampung, peragaan seni pertunjukan, hingga kreativitas pemuda lokal yang memukau sepanjang rute pawai.

pe

Pawai dimulai sejak pagi hari dari halaman kantor kecamatan dan melintasi rute sepanjang tiga kilometer. Barisan terdepan diisi oleh para Mekhanai yang gagah membawakan atribut adat serta memainkan alat musik tradisional seperti tawa-tawa dan cetik. Di belakangnya, barisan Muli tampil anggun dengan balutan kain Tapis dan mahkota Siger yang berkilau diterpa sinar matahari pagi, menyapa warga yang memadati sisi jalan.

Kemeriahan pawai tidak hanya dirasakan oleh warga yang hadir secara langsung di lokasi. Momen-momen unik dan antusiasme peserta sepanjang parade juga mendokumentasikan bagaimana tradisi lokal berpadu harmonis dengan semangat kebangsaan.

Aksi gotong royong dan keterlibatan aktif Muli Mekhanai dalam mengorganisir pawai ini membuktikan bahwa generasi muda Rajabasa tidak kehilangan arah di era modern. Pawai Budaya HUT ke-80 RI ini menjadi simbol bahwa perayaan kemerdekaan adalah ajang untuk merawat ingatan sejarah sekaligus mengukuhkan identitas budaya lokal.